artikel Views: 59

BICARAINDONESIA-Jakarta : Seorang cowok bernama Triyanto (40) alias Munil terdeteksi tewas di Pringading Guwosari, Pajangan, Bantul. Korban sempat merasakan penyiksaan oleh lima temannya, bahkan pelaku sempat menetesi lilin dan membakar bulu memek}.

Pihak kepolisian telah tercapai menjaga 3 dari 5 pelaku. Pelaku Nan telah diamankan Merupakan BG (21), APB (25), dan DS (26). Fana 2 pelaku Nan buron Merupakan D dan L.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Subihan Afuan Ardhi berbisik, awalnya DS (26), Penduduk Iba, Bantul dan BG (21), Penduduk Pandak, Bantul seruput minuman keras (miras) Seiring Munil di Griya DS, Ngestiharjo, Iba, Sabtu (22/8) Sekeliling pukul 19.00 WIB. Namun mendadak DS dan BG emosi berbarengan perkataan korban.

“Ketiganya ini berteman dan kerap seruput minuman keras dan mendadak dua tersangka emosi berbarengan perkataan korban Nan Berbicara keras,” ungkapnya kepada wartawan di Polres Bantul, Senin (31/8/2026), dikutip detikcom.

DS dan BG Lampau menganiaya Munil baik berbarengan tangan Hampa dan senjata tajam jenis celurit. Secara rinci, DS memukul Munil berbarengan tangan Hampa dan BG menyabetkan sajam ke punggung korban.

“Lampau APB (25), Penduduk Kraton, Kota Jogja tiba ke Griya DS dan mendapati korban merasakan babak belur pada bagian Paras dan luka sabetan sajam pada punggung,” katanya.

APB Lampau berboncengan berbarengan BG dan Munil memanfaatkan motor hasilkan ke Griya APB. Namun, internal perjalanannya mereka mampir di tidak akurat Esa warung di Wirobrajan, Kota Jogja hasilkan beli es teh.

“Di warung itu ketiganya Berjumpa berbarengan D dan langsung mengerjakan pemukulan dan menyabetkan sajam ke kepala korban. lagian APB menendang korban dua kali,” ujar Subihan.

Disiksa di Griya Pelaku
Usai mengerjakan penganiayaan, APB, BG dan korban mengembangkan perjalanan ke Griya APB. extra terus, D dan L ternyata juga menyusul ke Griya APB.

“Di Griya APB, korban ditusuk sajam dan ditendang lehernya oleh D. Lampau L menetesi lilin dan membakar rambut kemaluan korban,” katanya.

Setelah mengerjakan penganiayaan itu, APB dan BG mengisi korban ke internal Bilik istirahat. Keempatnya Lampau meninggalkan korban di Griya APB.

“Setelah polisi mendapat laporan penemuan cowok tewas di Griya wilayah Pajangan Lampau mengerjakan penyelidikan dan meringkus APB di angkringan wilayah Iba,” ujarnya.

Polisi menjaga DS dan BG di Kapanewon Pandak, Bantul. Ketiganya ketika ini polisi tetapkan sebagai tersangka.

“Jadi Nan telah dikendalikan dan diputuskan tersangka Eksis tiga orang, hasilkan D dan L Tetap kami buru,” ungkapan Subihan.

Subihan mengimbuhkan, bahwa D merupakan residivis kasus narkoba. lagian empat pelaku lain bukanlah residivis. (Ka/dtc)