Mojokerto

Gagah Dyag Prasetya (29) harus nongkrong di kursi pesakitan dikarenakan mengelus memek} di Ambang 4 siswi SMA. Sales pampers Usul Dusun Plaosan, Desa Sambilawang, Dlanggu, Mojokerto ini ternyata mengidap hambatan ekshibisionisme.

“Berdasarkan keluaran visum dan keterangan Pakar psikiatri forensik, terdakwa merasakan hambatan ekshibisionisme,” cerah Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto, Erfandy Kurnia Rachman kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Gagah mengidap hambatan ekshibisionisme (exhibitionistic disorder) berdasarkan keluaran visum et repertum psikiatricum RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso dan keterangan Pakar Psikiatri Forensik dr Winda Indriati.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekshibisionisme merupakan hambatan preferensi seksual Nan ditandai berdua dorongan seksual berulang ciptakan memperlihatkan alat kelamin kepada orang lain Nan Tak menghendaki.

Namun, bukan berarti Gagah mendapatkan bebas dari tahapan legalitas. dikarenakan ekshibisionisme tergolong hambatan jiwa neurotik Nan Tak menghapuskan kemampuan terdakwa ciptakan membedakan antara Realita berdua khayalan.

“Menurut Pakar, ekshibisionisme juga Tak menghapuskan kemampuan terdakwa ciptakan mengetahui dan memahami bahwa perbuatannya bertentangan berdua legalitas, Kebiasaan sosial dan kesusilaan. Sehingga terdakwa tetap mendapatkan dimintai pertanggungjawaban pidana atas perbuatannya tersebut,” konfirmasi Erfandy.

sebelum itu, kasus ini terjadi ketika Gagah mengajukan popok bayi ke pelanggan pada Jumat (10/4) sinar. Ya, sehari-masa terdakwa bekerja sebagai sales dan kurir pampers.

Ketika melintas di taman Perumahan Bumi Sooko Permai (BSP), Desa/Kecamatan Sooko, Mojokerto Sekeliling pukul 12.30, Gagah mengakhiri laju sepeda motornya. dikarenakan ia menyaksikan 4 siswi SMA Nan sedang nongkrong di taman setelah kembali sekolah.

ketika menyaksikan empat siswi SMA tersebut, terlihat rangsangan seksual pada dirinya. Gagah pun memarkir sepeda motornya di Ambang Golongan siswi SMA tersebut. Sembari nongkrong di atas motor Honda Scoopy hitam nopol S 5477 NCH, ia mengelus dan memamerkan alat kelaminnya kepada 4 pelajar tersebut.

ketika itu, kemaluan terdakwa terlihat Jernih oleh keempat siswi SMA tersebut. Sontak saja para gadis belia itu memakinya dikarenakan mengalami jijik dan emosi. Namun, Gagah hanya membalasnya berdua senyuman.

Bunyi makian para korban pun mengundang Penduduk Sekeliling. Barulah Gagah kabur berdua mendorong sepeda motornya. Namun, terdakwa berhasil diamankan korban dan Penduduk, Lampau diserahkan ke Polsek Sooko.

“dikarenakan peristiwa tersebut, para korban merasakan trauma dan mengalami ketakutan,” tandas Erfandy.

(ihc/dpe)