CIANJUR, iNews.id – Penduduk Kampung Sindangsari, Desa Cirama Girang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan berdua penemuan mayat remaja Wanita berusia 15 tahun di internal rumahnya, Pekan (24/5/2026). Korban berinisial SK Nan Tetap nongkrong di bangku kelas X SMK terungkap internal kondisi mengenaskan internal Bilik Griya.

ketika terungkap, letak tubung korban tertelungkup berdua kondisi bibir memungut busa serta darah segar dari bagian kemaluan.

Korban kali pertama terungkap kerabat keluarganya Nan tiba ke Griya ciptakan Higienis-Higienis. Mereka curiga dikarenakan lampu Griya Tetap menyala, namun Tak Eksis jawaban ketika realisasi masuk digedor.

dikarenakan tak mendapat respons, realisasi masuk Griya pada akhirnya dibuka paksa. ketika memeriksa isi Griya, korban terungkap telah Tak Beralih di internal Bilik.

Penduduk setempat bernama Tati mengaku sempat menyaksikan kondisi korban sebelum dievakuasi petugas.

“letak korban awalnya tengkurep, pas dibalikin kondisinya telah seperti itu. Dari bibir melangkah keluar busa dan Eksis melangkah keluar darah di kontol. gua pas lihat langsung kesana dikarenakan khawatir jadi Tak perhatikan rinci kondisi jenazah,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Penemuan mayat korban langsung diberitakan Penduduk dan aparat desa ke pihak kepolisian Polsek Cikalongkulon. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke Bilik jenazah RSUD Cianjur ciptakan dijalankan pemeriksaan forensik dan autopsi.

Kepala Desa Cirama Girang, Sulaeman Efendi berucap pihaknya mendapatkan laporan dari keluarga korban Sekeliling pukul 10.00 WIB.

“Kami raih laporan dari Kerabat korban jam 10 pagi. Kondisi korban bibir berbusa dan melangkah keluar darah. Kami inisiatif hubungi polisi Lampau petugas tiba mengevakuasi dan akan mengautopsi jenazah,” ujarnya.

Menurut Sulaeman, korban selama ini tinggal Seiring Bapak tiri di Griya tersebut. Fana Bunda korban sedang bekerja di Arab Saudi.

“Korban selama ini tinggal berdua Bapak tiri. Sepintas selama ini kehidupannya baik-baik saja. Pas peristiwa, Bapak tiri Tak Eksis di Letak. Griya dikunci dari bagian luar,” katanya.

“Istrinya atau Bunda korban lagi di bagian luar di Arab Saudi. Korban ini siswi SMK kelas X Tetap berusia 15 tahun,” kata lagi.

Penduduk menduga Mortalitas siswi SMK ini dikarenakan sebagai korban pembunuhan. Dugaan itu mengarah kepada Bapak tiri korban Nan saat ini menghilang setelah peristiwa.

Sebelum peristiwa tersebut, dinyatakan Bunda korban Nan bekerja di Timur inti sempat berselisih berdua terduga pelaku. ketika peristiwa, dua adik korban terungkap sedang berada di Griya neneknya.

saat ini, petugas Polsek Cikalongkulon dan Satreskrim Polres Cianjur Tetap mengerjakan penyelidikan serta memburu Bapak tiri korban Nan disinyalir terlibat internal kasus tersebut. Belum Eksis keterangan dari petugas terkait kasus ini.