Banyumas –
Seorang wanita mendapat perlakuan Tak senonoh ketika berada di simpang empat Pasar Wage Purwokerto. Ia sebagai korban eksibisionis oleh seorang Pria dikarenakan tak memberi ketika diminta Duit.
Atas peristiwa tersebut ia melapor ke layanan Darurat Call Center 110 Polresta Banyumas. Mendapat laporan tersebut pihak kepolisian langsung berkurang ke Letak.
“Kami mendapat laporan dari Penduduk bernama Lidiya Nan mendapat perlakuan Tak menyenangkan pada Senin (27/10) Sekeliling pukul 08.10 WIB kemarin oleh seorang Pria ketika di Simpang empat Pasar Wage,” ungkapan Kepala SPKT Iptu Riswanto bagian dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Riswanto dari pengakuan korban, pelaku Mempunyai pawakan berbadan gempal, memakai baju biru, Lancingan pendek putih, dan membawa tas selempang hitam.
“Pria tersebut menginginkan Duit kepada Penduduk, namun ketika Tak diberi, ia bertindak Tak senonoh berdua memperlihatkan alat kelaminnya di Loka Biasa,” terangnya.
Setiba di Loka peristiwa, petugas berkoordinasi berdua SPKT Polsek Purwokerto Timur ciptakan menelusuri keberadaan pelaku berdasarkan keterangan saksi di lapangan.
Riswanto menyebut dari keliru Esa saksi berprofesi sebagai tukang parkir di Sekeliling Pasar Wage, Giman (55) menyetujui keberadaan Pria berdua Karakteristik-Karakteristik tersebut. Dari pengakuannya pelaku kerap terlihat di Sekeliling Letak.
“Orangnya memang sering terlihat di Sekeliling Letak. Informasi dari saksi pelaku tinggal di Sekeliling lorong Penatusan, mempunyai keluarga, dan merasakan kendala kejiwaan,” jelasnya.
Tak pelan berselang, petugas hasil menemukan Pria Nan dimaksud. Setelah diinvestigasi, pelaku teridentifikasi merupakan orang berdua kendala jiwa (ODGJ).
“Polisi kemudian memberikan imbauan agar Pria tersebut Tak lagi melaksanakan perbuatan serupa Nan meraih meresahkan Penduduk,” ungkapnya.
Pihak kepolisian berterima kasih kepada masyarakat Nan telah memanfaatkan pelaporan tersebut. Setiap laporan Nan memasuki melalui layanan 110 akan segera ditindaklanjuti dikarenakan respons Sigap.
Fana itu, Irani Isnaeni Penduduk Sekeliling bersyukur dikarenakan pelaku telah ditindak. dikarenakan ia mengaku juga pernah sebagai korban serupa.
“gua sering lihat di Pasar Wage, memang orangnya stres. gua kemarin juga pernah jadi korban Masa belanja di Pasar Wage, tapi tak tinggal saja. Alhamdulillah kalau telah ditindaklanjuti polisi,” akunya.
(afn/apl)