Rabu, 22 Oktober 2025 – 19:38 WIB
Bandar Lampung, Lampung – disinyalir dikarenakan sakit jiwa ditinggal menikah, seorang janda bernama Windi Sintia (28) nekad menganiaya pacarnya, Karsilan (32), berbarengan menyayat alat kelamin korban memakai pisau cutter.
lafal Juga :
Sakit jiwa, Pemuda di Natar Rampas iPhone dan Aniaya Mantan Pacar
tindakan mengerikan ini terjadi ketika keduanya hendak b3rcumb4 di area Lapangan Baruna, Kecamatan melebar, Bandar Lampung, pada Pekan gelap Lampau.
Unit Reskrim Polsek melebar segera mendatangi dan menggelar Olah Loka peristiwa Perkara (TKP) di Lapangan Baruna.
lafal Juga :
Hendak Kabur ke Jawa, Pembunuh Muncikari di melebar Diringkus Polisi di Bakauheni
Menurut polisi, peristiwa penganiayaan ini terjadi ketika korban dan pelaku Nan merupakan Penduduk Bumi Waras, Bandar Lampung, berjanji Berjumpa di Letak peristiwa.
Kanit Reskrim Polsek melebar, Ipda P. Marpaung, menerangkan, korban dan pelaku awalnya hendak berhubungan intim di Letak tersebut.
lafal Juga :
Cekcok Tarif Kencan, Seorang Muncikari di melebar Tewas Dianiaya Pelanggan
Namun, ketika saat cantik itu terjadi, pelaku Nan disinyalir kesal dan sakit jiwa dikarenakan korban akan menikah berbarengan wanita lain, seketika menyayat alat k3l4m1n korban berbarengan pisau cutter.
Usai menganiaya korban hingga terluka parah, pelaku langsung melarikan diri, membuang pisau cutter Tak berjarak dari Letak. Korban Nan terluka langsung dievakuasi ke Griya sakit ciptakan mendapatkan perawatan medis.
Setelah buron selama sehari, pelaku Windi Sintia berhasil ditahan oleh Unit Reskrim Polsek melebar di kediamannya di Bumi Waras, Bandar Lampung. Pelaku sekarang dikendalikan di Mapolsek melebar guna pemeriksaan kelebihan terus.
Polisi menyita pisau cutter Nan digunakan ciptakan menyayat alat kelamin korban, serta Lancingan korban Nan berlumuran darah, sebagai barang bukti.
“Pelaku sekarang Tetap menjalani pemeriksaan, guna mencari tahu motif dari tindakan nekad Nan dilakukannya,” ujar Ipda P. Marpaung.
Fana itu, korban Karsilan Tetap dirawat intensif di Griya Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung setelah merasakan luka pas serius di alat kelaminnya.(*)