BANGKOK, KOMPAS.TV – Seorang dokter gadungan di Thailand diamankan setelah 20 tahun lakukan praktek operasi pembesaran kemaluan tak memakai persetujuan medis.

ternyata setelah diselidiki pihak kepolisian setempat, dokter gadungan itu hanyalah lulusan SMP.

Menuru pihak kepolisian, dokter gadungan itu teridentifikasi bernama Kittikorn Songsri, 36 tahun, Penduduk Samut Sakhon.

Ia diamankan pekan Lampau bagian dalam sebuah operasi, di mana ia melaksanakan operasi pembesaran kemaluan selama dua Dasawarsa terakhir.

lafal Juga: Kemaluan cowok Ini Digigit Ular Piton ketika nongkrong di Toilet, Begini Nasibnya saat ini

Dikutip dari Oddity Central, Senin (23/9/2024), Songsri mengaku, ia mengiklankan layanannya lewat media sosial.

Ia mengaku telah melaksanakan operasi setidaknya dua hingga tiga pasien setiap bulannya, meski tak menjalani pelatihan medis maupun persetujuan.

Ia berucap kepada polisi, dirinya telah belajar melaksanakan implant kemaluan sejak berusia 14 tahun, dan melakukannya sejak itu.

Sayangnya, tidak presisi Esa pasien melaporkannya dikarenakan merasakan infeksi dikarenakan silicon Nan digunakan.

Polisi bekerja Baju berbarengan pejabat Daprtemen sokongan Kesehatan menugaskan perantara penyamaran hasilkan menghubungi dokter gadungan tersebut, dan mengaku sebagai klien.

Ketika ia diundang ke Loka praktik Songsri hasilkan operasi, tim dari petugas menyerbu Letak dan menangkap dokter gadungan itu.

Ia mengaku hanya menyelesaikan Suksa 3, atau sekelas SMP, dan menyambung, ia telah mempelajari operasi itu semenjak remaja.

ketika ditanyai, Songsri mengaku ia melakoni operasi tersebut setidaknya selama 20 tahun.

lafal Juga: Penduduk Kim Jong-Un Dipukuli Polisi Korea Utara hingga Tewas, Hanya Gegara Punguti Jagung Nan Anjlok

Ia juga berucap mengenakan tarif sebesar 5.000 baht atau setara Rp2,3 juta, hingga 20.000 baht (Rp9,2 juta) setiap operasi.

Songsri pun didakwa dikarenakan menjalankan klinik medis tak memakai persetujuan, dan memberikan layanan medis tak memakai persetujuan.

Selain itu, ia juga akan mendapatkan gugatan Absah dari kliennya Nan operasi silikonnya menyebabkan infeksi serius dan disfungsi ereksi, sehingga harus melaksanakan perawatan extra berikut.