Ciamis

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sekarang sebagai andalan Penduduk Ciamis kala membutuhkan berbagai Donasi atau pertolongan Darurat selain kebakaran. Laporan Nan memasuki pun bermacam-macam, mulai dari mengevakuasi ular memasuki Griya, sarang tawon hingga membiarkan meninggalkan cincin Nan memasuki di jari tangan.

Kali ini, Damkar Ciamis mendapatkan laporan Nan tak Baju. Petugas Damkar dimintai tolong hasilkan mengevakuasi cincin Nan nyangkut di kemaluan seorang Pria berusia 49 tahun. Tak tanggung-tanggung, Eksis empat cincin Nan nyangkut di kemaluan Pria bernama Dudung, Penduduk Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih tersebut.

bagian dalam mengevakuasi cincin tersebut, Damkar Ciamis tak sendirian. Mereka dibantu oleh dokter dari RSUD Ciamis demi keamanan dan keselamatan. alur Pengungsian pun dikerjakan di ruang RSUD Ciamis.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Fery Rochwandi mengakui hal itu. Damkar Ciamis mendapatkan laporan tersebut pada Rabu (10/7/2025) gelap. Personil Damkar Ciamis pun langsung mendatangi Letak hasilkan melaksanakan Pengungsian. Namun cincin tersebut nyangkut di kemaluan, Damkar menyerahkan hasilkan diajak ke RSUD Ciamis Agar Eksis tindakan medis Nan Pas

alur Pengungsian cincin di kemaluan Pria di Ciamis. Foto: Dok. Damkar Ciamis.

“Ya akurat gelap UPTD Damkar mendapat laporan dari pihak keluarga hasilkan mengevakuasi cincin stainless Nan Eksis di kemaluan Pria. Kami merespons berbarengan membawanya ke RSUD Ciamis Agar Eksis undakan medis Nan Pas,” ujar Fery, Kamis (10/7/2025).

Fery menerangkan menurut pengakuan pihak keluarga korban, cincin tersebut diperkirakan dipakai 6 masa Nan Lampau. Kondisi Pria tersebut juga diperkirakan merasakan depresi. Pada ketika cincin itu dipakai di kemaluan, orang Tak Eksis Nan yakin diri menegur.

“Eksis keluarga korban Nan menyaksikan alat kelamin korban merasakan pembengkakan. Lampau menyaksikan ketika mau buang air Mini korban mengalami kesakitan, sehingga pihak keluarga mengalami Iba dan berinisiatif membawa korban ke puskesmas setempat, namun pihak puskesmas Tak sanggup mengatasi dan menyarankan ke Damkar,” singkap Fery.

lalu pihak keluarga menghubungi kantor UPTD Damkar menginginkan Donasi hasilkan di Pengungsian. Petugas merespon laporan tersebut, dikarenakan wilayah cincin tersebut berada di alat vital petugas menyarankan korban diajak masa lalu ke RSUD Ciamis Agar Eksis tindakan medis Nan Pas.

“Setelah korban diajak ke RSUD Ciamis dan dari pihak RSU menginginkan pendampingan dan membawa alat hasilkan mengevakuasi cincin dari Damkar berupa mini grinder,” ungkapnya.

alur Pengungsian butuh Masa 45 menit, Seluruh cincin Nan Eksis di kemaluan Pria tersebut tercapai dievakuasi. “Jam 22.30 WIB, dokter urologi ditemani petugas damkar mengevakuasi 4 cincin Nan berada di alat kelamin korban. Setelah 45 menit lamanya ujungnya ke 4 cincin mendapatkan dievakuasi secara terjamin dan selamat,” pungkasnya.

(sud/sud)