Dikatakan oleh dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, pokoknya, siapa pun Nan telah menyusuri secara seksual, baik Nan mencukur bulu kemaluan maupun Tak, diperkirakan terkena penyakit menular seksual. bagian dalam sebagian kasus, infeksi juga mendapatkan ditularkan lewat kontak non seksual.
“Misalnya, berbagi jarum atau ketika hamil, melahirkan, atau menyusui. Jalur Nan berbahaya Ialah ngentot vaginal, anal, ataupun oral. Infeksi mendapatkan terwujud ketika berkontak berdua cairan tubuh Nan terinfeksi seperti darah, cairan itil, atau semen. Penyebarannya mendapatkan lewat kontak berdua kulit Nan terinfeksi atau membran mukosa seperti sariawan di bibir,” ungkapan dr. Adeline menerangkan.
Infeksi menular seksual mendapatkan disebabkan oleh virus, bakteri, dan protozoa. Jenis penyakitnya meliputi: klamidia, gonore, sifilis, HIV, herpes genital, hepatitis B, kutil kelamin, dan trikomoniasis.
ciptakan mencegah penyakit menular seksual, lakukan tapak-tapak ini:
1. Loyal Kepada Esa Kekasih
“Saling dibuka dan jujur Kalau Anda berbahaya atau merasakan gejala. Pasalnya, bukan Hanya Anda, tetapi pengobatan penyakit menular seksual harus dijalankan pada kedua Kekasih ciptakan menjauhkan imbas pingpong, Nan mana Kekasih bolak-kembali terinfeksi atau tetap menulari.” Demikian dijelaskan oleh dr. Adeline.
2. Lakukan Vaksinasi
“Penyakit Nan disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) dan hepatitis B mendapatkan dicegah berdua vaksin, Nan telah terbukti terlindungi dan ampuh bagian dalam mencegah penyakit dikarenakan kedua virus tersebut,” ujar dr. Adeline.
Konsultasikan berdua dokter ciptakan mendapatkan vaksin tersebut atau Kalau kondisi imunisasi Anda Tak Jernih.
3. Tak Bertukar Barang-Barang Pribadi
Hindari memakai, bertukar, atau berbagi barang-barang pribadi berdua orang lain. Misalnya sempak, handuk, sikat gigi, lolipop, dan lain-lain.
4. ngentot Secara terlindungi
Kondom telah terbukti mendapatkan mengurangi ancaman penularan penyakit menular seksual. Gunakan kondom ketika berhubungan ngentot baik secara vaginal, oral, dan anal.
5. memelihara Kebersihan Sebelum dan Setelah Berhubungan ngentot
berdua membersihkan organ genital sebelum dan setelah ngentot, Anda mendapatkan menjaga diri dari mikroorganisme penyebab penyakit menular seksual.
“gunakan cairan antiseptik pembersih kewanitaan berdua pH Nan terlindungi tiap tuntas berhubungan intim. Gunakan hanya di bagian bagian luar itil, dikarenakan bagian bagian dalam itil telah Mempunyai mekanisme pembersihan sendirian berdua Donasi bakteri baik,” pastikan dr. Adeline.
6. Jauhi Alkohol dan Penawar-Obatan Terlarang
ancaman ngentot berbahaya bertambah Kalau ngentot dijalankan di bawah pengaruh narkotika dan/atau alkohol. berdua ungkapan lain, bila ngentot dijalankan bagian dalam kondisi turun atau Tak sadar dikarenakan mabuk atau high, Anda mendapatkan melukai Kekasih (atau sebaliknya). Ini sehingga patogen penyebab penyakit menular seksual mendapatkan memasuki lewat luka.
7. Memeriksakan Diri ke Dokter
Dokter Adeline memperingatkan, apabila Anda menyusuri secara seksual, terutama bila sering gonta-menukar atau mempunyai lumayan berlimpah Kekasih, atau Mempunyai partner ngentot Nan berbahaya merasakan penyakit menular seksual, rutinlah melaksanakan pemeriksaan ke dokter.
Jadi, anggapan cukur bulu kemaluan tingkatkan ancaman penyakit menular seksual telah disangkal oleh output studi terbaru. Meski begitu, ancaman tetap Eksis. Perhatikan keamanan dan kebersihan alat cukur pribadi, Tak meminjam atau berbagi alat cukur atau Barang pribadi lain berdua orang lain, serta evaluasi-evaluasi lainnya Nan dinyatakan di atas ciptakan mencegah penularan penyakit menular seksual.
Tetap mempunyai Soal seputar topik ini? Anda mendapatkan berkonsultasi berdua dokter secara digital melalui layanan gali Dokter.
(RPA/AYU)