ESPOS.ID – Petugas Damkar Ponorogo ketika memotong cincin Nan terlilit di alat kelamin seorang Pria di RSUD dr Harjono, Senin (22/3/2026). (Dok. Damkar Ponorogo

Esposin, PONOROGO — masa cantik tak Normal menyusuri di ruang Instalasi Darurat Darurat Griya Sakit Biasa wilayah (RSUD) dr Harjono Ponorogo ketika seorang pasien tiba mengeluh kesakitan di alat kelamin dikarenakan terpasang cincin tebel, Pekan (22/3/2026) Lampau. Tenaga medis Nan anyar mula sekali mendapat kasus seperti itu kemudian menghubungi petugas Damkar agar cincin tersebut mendapatkan dilepaskan berbarengan terlindungi.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno, menuturkan peristiwa tersebut berperan pengalaman pertama distribusi jajarannya bagian dalam menindak kasus serupa. ketika laporan melangkah masuk, petugas Damkar Tetap berada di Kecamatan Jambon ciptakan mengevakuasi sarang tawon Nan meresahkan Penduduk.


Relawan Bakti BUMN 2026, BRI bujuk Relawan Memberdayakan Desa BRILiaN Sanur Kaja

Pasien terungkap telah tiba ke Griya sakit sejak pagi masa berbarengan kondisi alat vital membengkak dikarenakan lilitan cincin Nan dipasang di bagian pangkal. Namun, dikarenakan Letak Nan sangat sensitif serta ancaman besar, tim medis sempat bimbang meraih tindakan tak memakai Donasi peralatan Spesifik.

“Kami tiba Sekeliling pukul 13.00 WIB dikarenakan lebih masa lalu Tetap melaksanakan Pengungsian tawon. Awalnya kami juga bimbang dikarenakan lokasinya sangat sensitif, tetapi setelah Eksis Donasi tenaga medis Nan melaksanakan pembiusan, pada akhirnya cincin kami Pangkas memakai gerinda mini,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

tahapan pelepasan cincin tersebut menyusuri Sekeliling Esa jam. Petugas harus bekerja ekstra batin-batin berbarengan memakai gerinda mini Nan secara berkala disiram air mineral ciptakan mencegah gerah dikarenakan gesekan melukai koneksi kulit di sekitarnya.

Bambang memaparkan, cincin Nan melilit Mempunyai ukuran pas tebel dan lebar sehingga Tak mendapatkan dipotong bagian dalam Esa sisi saja. Petugas pada akhirnya memotong cincin dari dua sisi agar mendapatkan dilepaskan tak memakai menambah ancaman luka pada pasien.

“Harus sangat batin-batin. Pemotongan Tak mendapatkan sekali, tapi dari dua sisi. Ini berbeda berbarengan Pengungsian cincin di jari tangan Nan relatif extra simpel,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Nan didapatkan, cincin tersebut dipasang pasien di wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa center, dan telah terpasang extra dari Esa tahun. maksud mula pemasangan disinyalir ciptakan memperbesar ukuran alat vital, namun Malah berujung pada kondisi Darurat medis.

sekarang, cincin tersebut hasil dilepas dan kondisi pasien berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.

“telah kembali atau belum kita nggak monitor ya, tapi Nan Jernih kondisinya telah membaik setelah cincin itu kami Pangkas,” pungkasnya.