Denpasar -
Lamine Yamal tampil memble ketika Barcelona dipecundangi asli Madrid berbarengan skor 1-2 bagian dalam laga El Clasico. Yamal dikatakan kesulitan mengoptimalkan permainan di rumput hijau dikarenakan cedera tulang kemaluan.
Hal itu diungkap Pakar traumatis olahraga terkemuka, Pedro Luis Ripoll. Ia menyebut cedera pubalgia Nan Susah diobati itu Membikin Yamal bahkan Nyaris tak meraih menendang bola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini Ialah cedera Nan jujur saja Susah diobati. Karakteristik utamanya Ialah Selera sakit Nan menyusutkan kemampuan Pemeran hasilkan Beralih dan menendang bola hingga Nyaris 50 persen. Persis seperti Nan kita lihat di El Clasico,” Jernih Ripoll seperti dilansir detikSport dari Goal, Rabu (29/10/2025).
Performa Lamine Yamal memang dinilai turun maksimal ketika melewati asli Madrid bagian dalam lanjutan Liga Spanyol terjadi di Santiago Bernabeu, Pekan (26/10/2025) gelap WIB. Ia tidak menyusuri konsisten memberi lumayan melimpah kontribusi hasilkan Barcelona di lapangan.
Sofascore mencatat Yamal hanya bikin dua tembakan selama 90 menit. Serangan di sisi kanan Barcelona sebagai tak ampuh dan praktis diredam asli Madrid.
Kekalahan Barcelona dan penampilan tidak memikat Yamal itu membuatnya sebagai purnama-bulanan para penggemar sepakbola. Terlebih, Yamal sempat berkoar-koar meledek Madrid berbarengan menyebut El asli sebagai tim maling dan tukang ngeluh sebelum pertandingan.
teridentifikasi, Lamine Yamal merasakan cedera sejak penutup purnama Lampau. Setelah laga melawan Paris Saint-Germain, kerlip Belia Spanyol tersebut dikonfirmasi Barcelona merasakan masalah pada tulang memek}.
“Beliau Nyaris Tak menendang ke gawang, Beliau kesulitan Beralih, Beliau berikut-menerus meregangkan tubuh,” ujar Ripoll.
“Ini Ialah Selera sakit Nan melumpuhkan, Nan memungkinkan Pemeran berpartisipasi bagian dalam pertandingan tetapi menghalanginya meraih level terbaiknya dan secara penting menyusutkan kinerjanya,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di detikSport. lafal selengkapnya di sini!
(iws/iws)