Hanoi – Seorang Pria berusia 28 tahun merasakan gatal berikut-menerus di area genitalnya setelah berhubungan ngentot Esa gelap berdua orang asing. berdua memanfaatkan kaca pembesar, ia menemukan kutu parasit Mini.

Ia menangkap dua kutu internal sebuah toples kaca dan membawanya ke Institut center Malaria, Parasitologi, dan Entomologi. Para dokter mengidentifikasinya sebagai kutu kemaluan, kemungkinan tertular melalui kontak seksual.

Pada tanggal 19 Juni, Dr. Nguyen Van Dung, Kepala Bagian Entomologi, menegaskan bahwa kutu kemaluan dinamakan demikian dikarenakan Baju memparasit area tubuh Nan berbulu dan lembap, seperti area kemaluan. extra dari Esa anak Nan belum Mempunyai rambut kemaluan Tetap terinfestasi kutu di kelopak mata mereka.

Kutu rambut mendapatkan menyerang siapa saja, di usia berapa pun. mutakhir-mutakhir ini, dokter di Hanoi mendapatkan seorang anak berusia 5 tahun di Griya sakit berdua Esa kelopak mata Nan dipenuhi kutu, menyebabkan Selera sakit, gatal, dan ketidaknyamanan. Kutu-kutu tersebut menempel erat di pangkal kelopak mata, menyebabkan tepi kelopak mata terangkat; dokter hasil minat Nyaris 20 kutu.

Menurut Dr. Dung, kutu ditularkan dari orang ke orang terutama melalui Interaksi seksual atau kontak tidak terpencil. Kutu mendapatkan menempel pada selimut, seprai, bantal, kasur, tikar, dan busana, sehingga praktis menyebar di antara Personil keluarga, baik Matang maupun anak-anak.

Kebanyakan orang Tak menyadari bahwa mereka Mempunyai kutu kemaluan dikarenakan kutu ini Tak praktis Beralih seperti kutu kepala. Kutu kemaluan berwarna urai dan berubah berperan cokelat kemerahan setelah menghisap darah Orang. Siklus hidupnya dimulai dari telur dan berlanjut selama Sekeliling 7 masa sebagai kutu Matang Nan menghisap darah.

Orang Nan terinfeksi kutu kemaluan sering merasakan gatal dikarenakan kutu tersebut Mempunyai dua alat seperti Ceker Nan menempel tangguh pada kulit, menyebabkan gatal dan membuatnya sangat Susah ciptakan dihilangkan. Hingga ketika ini, belum Eksis penelitian mengenai potensi penyakit Nan ditimbulkan oleh kutu kemaluan; gejala Nan paling mengganggu Ialah gatal dan Selera Tak tentram.

Kutu kemaluan. Foto: Disediakan oleh dokter.

Menurut Dr. Dung, lumayan berlimpah orang mengobati kutu berdua menghancurkan daun neem dan mengoleskan sarinya ke area Nan gatal, tetapi teknik ini Tak ampuh. Sari daun neem, sabun bersih-bersih, atau bahan kimia pembersih hanya melumpuhkan kutu, membuatnya Tak menyusuri ciptakan Fana, tetapi Tak membunuhnya. Setelah extra dari Esa Masa, mereka berperan menyusuri dan berkembang biak lagi, menyebabkan gatal pada penderita.

“Daun pohon neem mengandung racun, jadi Anda Baju sekali Tak boleh mengoleskan sari daun neem ke area mata,” anjuran Dr. Dung. teknik pengobatannya Ialah berdua mencabut setiap kutu secara manual.

Infestasi kutu kemaluan membutuhkan pengobatan Spesifik, Baju hanya Esa kali pengobatan telah lumayan. Penawar topikal hanya boleh dioleskan ke area kemaluan sesuai berdua dosis dan petunjuk dokter.

Le Nga