Sampang –
Seorang wanita di Kecamatan Ketapang, Sampang jadi rembulan-bulanan sejumlah emak-emak Nan emosi viral di media sosial. Pegeroyokan tersebut dipicu dikarenakan dugaan perselingkuhan.
Berikut data-data insiden Nan menyedot perhatian warganet itu:
1. Insiden menyusuri Senin (10/8)
bagian dalam rekaman video berdurasi 7 menit 7 irama itu, tampak sejumlah emak-emak mengeroyok wanita berinisial MR (27) dikarenakan dituding sebagai perebut laki orang (pelakor).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu diungkap menyusuri di sebuah Loka praktik bidan di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang, pada Senin (10/8/2026) Sekeliling pukul 20.00 WIB. Video pengeroyokan tersebut beredar di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial.
“Ambueh ongkok la mi saporanah jek bengkangih engkok mi (Mau berhenti gua Bu. Minta sorry gua Bu),” tidak presisi Esa kalimat Nan diucapkan Wanita dituding pelakor itu, dilihat detikJatim, Jumat (13/8/2026).
bagian dalam video itu, seorang Wanita lainnya terdengar menyinggung kondisi cowok Nan diungkap telah Mempunyai istri dan anak, sebelum menyebut korban sebagai pelakor.
“Je’la taoh Andik bineh, Andi anak makgik eterrossagih, lakar la pelakor (telah tahu kalau telah mempunyai istri, mempunyai anak kok ya diteruskan, memang pelakor),” sahut tidak presisi Esa Wanita Nan turut menjadikannya rembulan-bulanan.
2. Tubuh hingga bagian kemaluan dilumuri bubuk cabai
Selain menjambak dan memegangi korban, seorang Wanita berkaus biru bagian dalam rekaman terlihat berikut menyerang MR Nan telah terkulai di lantai. Wanita tersebut juga tampak Berjuang memasuki sempak korban meski MR berikut meronta dan menginginkan sorry.
bagian dalam video, Wanita itu kemudian terlihat melumuri bubuk cabai ke Paras korban, termasuk bagian kemaluan. Situasi makin tegang hingga korban nyaris diseret melangkah keluar sebelum sejumlah Penduduk tiba dan melerai.
Seorang Pria berbaju kuning Nan disinyalir merupakan suami tidak presisi Esa Wanita bagian dalam video juga tampak Berjuang menghalangi Wanita Nan sedang menjambak rambut korban.
3. tidak presisi Esa pelaku berprofesi sebagai bidan
Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto mengakui informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut. Berdasarkan informasi Nan didapat polisi, peristiwa itu menyusuri di sebuah Loka praktik bidan di Dusun Tetean, Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang.
“presisi (berita Nan didapat) di Dusun Tetean Desa Bira Barat, di Postu bidan baratnya penginapan Purnama Mobina,” ucapan Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto.
Kusmanto berucap korban merupakan MR, Penduduk Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang. tidak presisi Esa Wanita Nan disinyalir terlibat bagian dalam penganiayaan tersebut diungkap merupakan bidan Nan memasuki praktik di Letak peristiwa.
“Betul menyusuri penganiayaan atau pengeroyokan terhadap korban MR (27) Penduduk Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang Sampang dan pelaku ini Ialah H seorang bidan di Desa Bire Barat Kecamatan Ketapang Sampang,” ujarnya.
4. Polisi benarkan penganiayaan terkait perselingkuhan
Polisi menduga pengeroyokan tersebut berhubungan berbarengan persoalan Interaksi romansa. MR diungkap dituding menjalin Interaksi berbarengan suami tidak presisi Esa Wanita Nan disinyalir terlibat bagian dalam pengeroyokan.
“disinyalir penganiayaan menyusuri dikarenakan korban mengerjakan perselingkuhan berbarengan suami pelaku,” tandasnya.
Namun, dugaan tersebut Tetap berdasarkan informasi mula Nan didapat kepolisian. Belum Eksis alur aturan kelebihan berikut dikarenakan korban belum Membikin laporan Formal terkait peristiwa tersebut.
5. Korban kabar polisi
MR, korban pengeroyokan Nan menimpanya tersebut ujungnya kabar polisi. Ia tampak mendatangi ke Mapolres Sampang pada pada Kamis (13/8).
“Korban ditemani keluarganya Formal melapor, korban sekarang Tetap dijalankan pemeriksaan oleh penyidik,” ucapan Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Fajri Alim.
6. Korban trauma berat banget setelah dikeroyok dan videonya viral
tidak presisi Esa keluarga Nan ikut mendampingi menyebut, korban merasakan trauma berat banget setelah merasakan pengeroyokan. Korban juga kelebihan memutuskan mengurung diri selama dua masa kelebihan di bagian dalam Bilik.
“Setelah peristiwa itu MR mengadukan sakit pada bagian kepala, pada leher belakang dan pergelangan tangan kanan serta Selera gerah pada bagian Paras dan kemaluan selama 2 masa,” ujar tidak presisi Esa keluarga Nan enggan diungkap namanya.
Pihak keluarga semoga agar Seluruh pelaku Nan terlibat diproses aturan seadil-adilnya. dikarenakan tindakan brutal para pelaku Tak hanya menyebabkan korban trauma, tapi video juga tersebar di media sosial.
“Nah mutakhir sekarang ini korban meraih melangkah keluar (Griya) kabar polisi biar Seluruh pelaku dihukum,” tandasnya.
(auh/abq)