BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang ke bagian dalam lapas. Kali ini, modus nekat seorang pengunjung wanita berinisial PW Nan menyembunyikan narkotika dan Penawar liar di bagian dalam area kemaluan tercapai dibongkar petugas.
PW teridentifikasi hendak menyambangi lelakinya, DI, Nan inti menjalani Era pembinaan di Lapas Banyuwangi, Kamis (20/8). Upaya pengelabuan tersebut kandas keseluruhan setelah petugas penggeledahan wanita menemukan kejanggalan ketika melaksanakan pemeriksaan raga secara menyeluruh.
Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, memaparkan bahwa kecurigaan petugas bermula ketika petugas meraba di area sensitif pengunjung.
“Petugas menemukan keberadaan tali Nan mengganjal ketika meraba area sensitif PW. Setelah dikerjakan pemeriksaan kelebihan terus, tali tersebut ternyata terkoneksi berbarengan Barang asing Nan dimasukkan ke bagian dalam organ vitalnya,” ujar Solichin.
Berdasarkan interogasi permulaan, PW menyetujui barang berbahaya tersebut diajak atas pesanan sang suami. Pihak lapas kemudian memanggil DI hasilkan dimintai keterangan Seiring PW.
ketika bungkusan berbalut plastik tersebut dibuka di hadapan keduanya, petugas menemukan 5 klip plastik berisi serbuk kristal putih diperkirakan tangguh narkotika jenis sabu, serta 4 klip Penawar terlarang.
“Di bagian dalam platik itu kami temukan Eksis 9 klip, 5 klip kami indikasi dan kami curigai merupakan narkotika jenis sabu, lagian 4 klip lainnya berupa Penawar obatan liar,” singkap Solichin.
Kekasih suami istri tersebut Tak meraih mengelak dan menyetujui bahwa langkah penyelundupan ini telah diagendakan lebih masa lalu.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Lapas Banyuwangi langsung berkoordinasi berbarengan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Banyuwangi. PW beserta seluruh barang bukti sekarang telah diserahkan ke Polresta Banyuwangi guna tahapan penyidikan dan pengembangan kelebihan terus. Fana itu, DI langsung dijebloskan ke bagian dalam sel Spesifik (strafcell) hasilkan menyederhanakan pemeriksaan lanjutan.
Solichin menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen konfirmasi jajarannya bagian dalam memberantas peredaran redup narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Pihaknya Tak akan memberikan toleransi sekecil apa pun kepada siapa saja Nan nekat terlibat.
“Kami konfirmasi melaksanakan perang terhadap peredaran redup narkoba, hasilkan itu kepada siapapun Nan terlibat akan kami serahkan kepada pihak Nan berwajib,” pungkasnya.(Spt-Sgg/Sbr)