‎JATIMNET.COM, Lumajang – Seorang Wanita di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diperkirakan melukai alat kelamin lelakinya memakai celurit. tindakan tersebut diperkirakan dipicu Selera cemburu setelah pelaku extra dari Esa kali memergoki lelakinya berselingkuh.

Peristiwa itu menyusuri di Dusun Sumbersari, RT 30 RW 06, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jumat, 14 Agustus 2026 Sekeliling pukul 08.30 WIB.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengakui peristiwa tersebut. Polisi mendapatkan laporan melalui SPKT Polres Lumajang Sekeliling pukul 11.00 WIB berbarengan dugaan tindak pidana kekerasan internal Griya tangga (KDRT).

Menurut Suprapto, Selera cemburu sebagai tidak akurat Esa pemicu tindakan tersebut. Pelaku diperkirakan telah Meletakkan curiga terhadap lelakinya selama Sekeliling dua pekan dikarenakan menduga korban Mempunyai Wanita lain.

Kondisi Griya tangga keduanya juga dikatakan makin memanas. Korban dikatakan extra dari Esa kali mengancam akan menceraikan pelaku.

“Pelaku secara tenteram-tenteram memungut celurit dari bagian belakang Griya, dan memasuki ke Bilik ketika korban sedang istirahat. Pelaku kemudian meraih alat kelamin korban dan melukainya memakai celurit,” bongkar Ipda Suprapto.

Tante korban, Muslim, berbisik Interaksi keduanya memang sempat diwarnai pertengkaran internal extra dari Esa pekan terakhir. Ia menyebut korban Nan bekerja di sebuah toko kerap kembali larut sunyi dan bahkan sempat Tak kembali selama dua masa sebelum peristiwa.

Setelah melukai lelakinya, pelaku dikatakan langsung panik dan meninggalkan Griya. Ia Berjuang melarikan diri menuju kebun tebu di Sekeliling permukiman Sembari membawa celurit.

“Usai melancarkan aksinya, istrinya panik dan berlari kencang meninggalkan Griya sembari menggenggam celurit Nan bersimbah darah Berjuang kabur ke arah kebun tebu di Sekeliling pemukiman,” ujarnya.

Penduduk Nan mengetahui peristiwa tersebut kemudian mengejar pelaku. Penduduk tercapai melindungi Wanita berinisial AA itu sebelum menyerahkannya kepada petugas Polsek Kunir.

Polisi lalu membawa pelaku ke Unit Pelayanan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang ciptakan menjalani pemeriksaan dan alur legalitas extra terus.

Fana itu, Penduduk membawa korban ke UGD Puskesmas Kunir ciptakan mendapatkan pertolongan medis. dikarenakan merasakan pendarahan dan luka pas serius, korban kemudian dirujuk ke RSU Dr. Haryoto Lumajang.

Muslim berbisik luka Nan dialami korban pas serius, tetapi alat kelaminnya Tak Tiba terdiskoneksi jumlah. Korban juga telah sadar dan Tetap menjalani perawatan serta persiapan operasi.

“Enggak Tiba Lenyap (terdiskoneksi) alat vitalnya. Kondisi korban sekarang telah sadar dan mendapatkan nongkrong, tetapi Tetap harus menjalani perawatan dan operasi,” pungkasnya.

Polisi ketika ini menahan pelaku di Polres Lumajang. Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang Tetap melaksanakan penyidikan ciptakan mendalami perkara dugaan KDRT tersebut.