Jakarta

Kasus kekerasan bagian dalam Griya tangga (KDRT) terjadi di Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Lumajang, Jawa Timur. Seorang Pria berinisial FA (29) berperan korban penganiayaan Nan dijalankan oleh istrinya, AY.

FA merasakan luka serius pada bagian alat vital setelah diperkirakan dipotong oleh AY memakai silet. Polisi menyebut tindakan tersebut dijalankan lantaran pelaku terbakar cemburu.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dari keterangan pelaku, Beliau sengaja memotong kemaluan lelakinya dikarenakan cemburu,” ujar Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, , Sabtu (15/8/2026) dilansir detikJatim.

Usai peristiwa, FA langsung diajak ke RSUD dr Haryoto Lumajang. Korban sampai saat ini Tetap menjalani perawatan dikarenakan luka Nan dialaminya.

“ketika ini korban Tetap menjalani perawatan di RSUD dokter Haryoto Lumajang,” ucapan Ipda Suprapto.

Fana, pelaku ketika ini telah dikendalikan ke Mapolres Lumajang.

lebih sebelumnya, Kepala Desa Kunir Lor, Yudi Purnomo mengatakan begitu mendapat laporan dari Penduduk dirinya segera melaksanakan pengecekan ke Letak peristiwa.

“meraih laporan dari Penduduk. Setelah kami periksa ternyata Eksis peristiwa istri melaksanakan penganiayaan terhadap lelakinya,” ujar Yudi kepada detikJatim.

Kondisi Korban

Kondisi FA berangsur membaik. Ini setelah, ia menjalani operasi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, pada Senin (22/7/2024).

Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Purnadi berbisik tindakan medis sesampainya di IGD Ialah operasi debridement.

“Operasi debridement dijalankan selama Esa jam. Korban Tetap tahap pemulihan dan berada di ruang Asoka. Kemungkinan bagian dalam 3 masa lagi atau Tak Tiba 3 masa meraih kembali,” ucapan Purnadi, Selasa (23/7/2024).

Setelah menyayat alat kelaminnya, terus Purnadi, korban merasakan sejumlah luka dikarenakan sayatan silet. Di antaranya, terdapat luka robek pada telapak tangan kiri berbarengan diameter 2×1 centimeter (cm) bagian dalam 1 cm.

“Selain itu, terdapat luka robek pada alat kelamin di 4 Loka berbarengan diameter 1 cm x 1 cm bagian dalam 1 cm. menggali memori kondisi luka pada pasien meraih berakibat terjadi perdarahan hebat maka demi keselamatan dan kenyamanan tindakan dijalankan operasi,” pungkasnya.

lafal selengkapnya di detikJatim

(nor/nor)